Karir

Tampilkan postingan dengan label Karir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karir. Tampilkan semua postingan

Maju Sini! Wanita Juga Bisa Jadi Pemimpin



Too glam to give a damn . .

Halo gengs apa kabar? MinCe balik nihh bawa informasi baru tentang . . apa hayo? Yup, sesuai judul, tentang wanita juga bisa jadi pemimpin. Memang iya? Loh iya jelas, kita sebagai wanita justru sangat berpotensi untuk jadi pemimpin, baik berkarisma, feminim, ataupun maskulin.

Sering dibilang wanita itu makhluk lemah, shht, maju sini yang ngomong begitu. Kita, wanita juga kuat. Gak jarang dari wanita bisa tuh ngangkat galon dan gas sendiri hihihi. Serius – serius, wanita itu bisa lho, kuat, dan kita juga bersinergi untuk terus maju dari zona nyaman.

Zaman sekarang ini, banyak banget perempuan yang pasti berpikir untuk terus berorientasi untuk hidup lebih baik. Contohnya, semakin banyak perempuan yang berambisi menjadi wanita karir. Tentu, menjadi wanita karir adalah dambaan setiap perempuan dimana bisa membawa harga diri lebih pantas dan membahagiakan dirinya sendiri. Wanita karir juga dibiliang memiliki value tinggi yang akan membuatnya terlihat lebih elegan dan bijaksana.

“You are the author of your story”

“I built me”

Nah, dari dua quotes diatas aja sudah menggambarkan bahwa wanita yang mandiri, wanita karir adalah penulis sendiri dalam ceritanya. Gak jarang banyak yang pasang tagline untuk dirinya sendiri agar dipandang sebagai independent women. Selain itu, menjadi independent women menjadi kebanggaan bagi diri sendiri bahwa, kita adalah wanita hebat apalagi jika kita memiliki banyak kemampuan.

Okey, let me tell you, girls. MinCe nemuin satu artikel yang MinCe pikir ini bagus untuk kalian baca sekaligus kalian pahami. Memang isinya tentang apa? Of course, bahwa wanita juga bisa jadi pemimpin bahkan presentasi wanita menjadi pemimpin yang menaungi bawahan itu lebih besar lhoo.

Wanita sendiri dinilai memiliki keuletan lebih tinggi dalam memimpin suatu perusahaan. Disamping itu, rasa saling menyayangi dan menghormati menjadikan wanita pemimpin yang berkarisma berbeda dengan laki - laki. Wanita mampu menunjukkan rasa hormat sekaligus kepedulian yang tinggi, bekerja secara fleksibel, dan kemampuan menyelesaikan masalah yang melihat dari segala arah.

Dalam artikel ini, membahas tiga perbandingan kepemimpinan wanita. Yang pertama wanita karir penuh waktu, wanita karir paruh waktu, dan wanita karir rumah tangga. Setiap wanita memang memiliki kodrat yang sama, dikatakan untuk mengurus rumah tangga, anak dan suami. Namun, mulai sekarang banyak mata bertujuan untuk wanita tidak hanya di rumah, melainkan dapat berkarya di luar.

Wanita karir penuh, dinilai mahir dalam memimpin suatu organisasi atau perusahaan karena sudah terlatih dan miliki tekad dalam menjadikan dirinya sendiri adalah ratu. Disamping rasa harmonis seorang wanita dinilai mampu membawa bawahan untuk bekerja lebih baik dan nyaman. Wanita karir penuh waktu juga memiliki waktu lebih banyak dalam bereksperiman untuk menentukan arah dari organisasinya.

Dalam hal lain, wanita karir rumah tangga (ibu rumah tangga), tidak kalah kerennya lhoo gengs. Bahkan ibu rumah tangga juga sangat multitasking dalam melakukan pekerjaan rumah. Gak jarang zaman sekarang ibu rumah tangga juga kerja sambilan, sekaligus jadi pemimpin dari anak – anaknya untuk terjun lebih baik ke masyarakat.

Setiap dari kita memang memimpin, bahkan terkait isu gender yang menjadi perhatian, tidak dapat memukul bahwa wanita tidak bisa jadi pemimpin.

Kalian bisa baca artikelnya sendiri nih gengs sebagai gambaran untuk meyakinkan diri bahwa kita, wanita, bisa lebih dari yang kita kira dan kita bisa jadi pemimpin.

 

Judul                           : Careerr and Family: A Study of Women Leadership

Penulis                         : Reflianto Muslim, Joni Indra Wandi

Jurnal                           : Jurnal HARKAT: Media Komunikasi Gender

Volume                         : 15

Nomor dan Halaman      : Nomor 2 Halaman 81 - 88

DOI                             : 10.15408/harkat.v15i2.13464

URL                             : https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/psga/article/view/13464

Sinta                            : 4